Bismillaahirrahmaanirrahiim Happy 28th birthday to Alfy! Here's to another year of growth, adventure, and happinessđź’—



Halo semestaaa... hari ini aku genap 28 tahun!! Sebelumnya aku lupa dengan usiaku sudah bertambah berapa... Dan ingat ketika hari ini tiba. Bisa dibilang usia ini tidak lagi remaja. Ternyata gadis ini sudah semakin tua. Pagi ini lepas solat subuh, aku berterima kasih kepada Allah ternyata aku masih bisa hidup, masih bisa melihat diriku di dunia. Kupanjatkan doa dan syukur kepada Allah yang telah memberiku kesempatan berulang kali dengan kasih serta karunianya yang begitu banyak aku terima. Kutengok ponselku banyak notif ucapan milad untukku. Senang rasanya banyak doa yang tercurah untukku, membacanya membuatku merasa sangat disayangi oleh mereka. Aku berkaca, melihat wajahku disana, membuka rambutku apakah sudah beruban? walaupun tidak aku temukan, aku merasa aku menemukan tuntutan hidup dalam raut wajah ini, yaitu kedewasaan. Ahh lagi-lagi anxietyku menghantui. 

Untuk diriku yang berusia 28 tahun,

Hari ini, aku ingin berhenti sejenak. Menarik napas dalam-dalam. Dan memeluk diriku sendiri yang telah bertahan sejauh ini. Aku tahu perjalanan ke sini tidak selalu mudah. Ada luka yang tak semua orang tahu. Ada tangis yang hanya malam yang mengerti. Tapi lihatlah, aku masih di sini - berdiri, hidup, dan tetap mencoba. Aku bukan lagi versi yang sama seperti saat 18, atau 23, atau bahkan tahun lalu. Dan itu tidak apa-apa. Aku berubah, belajar, kehilangan, tumbuh. Aku tidak sempurna, tapi aku utuh. Dan itu cukup.

Di usia 28 ini, aku ingin:
- Memaafkan diriku atas kesalahan yang sudah aku pelajari.
- Mencintai diriku tanpa syarat, bahkan di hari-hari ketika aku merasa gagal.
- Menjadi teman terbaik bagi jiwaku sendiri.

Aku ingin membangun hidup yang tidak hanya terlihat baik dari luar, tapi juga terasa damai didalam. Hidup yang jujur, yang hangat, yang bermakna.

Untuk itu, aku berjanji:
Aku akan lebih sabar kepada diriku.
Aku akan tetap bergerak, meski pelan.
Aku akan menjaga harapan dalam diriku tetap hidup meski kecil, meski sederhana.

Dan saat aku lupa, surat ini akan mengingatkan:
Aku layak untuk dicintai. Aku pantas untuk bahagia. Aku berhak menjalani hidupku dengan cara yang tulus dan bermakna. Dan bila suatu hari nanti, aku merasa lelah... Saat dunia terasa terlalu bising, dan langkahku mulai ragu...

Aku harap aku ingat ini:
Bahwa aku tidak harus hebat setiap waktu.
Bahwa tidak apa-apa jika aku hanya ingin menangis.
Bahwa menjadi manusia artinya aku boleh jatuh, selama aku mau bangkit lagi meski perlahan. Aku ingin mengingat bagaimana rasanya disayangi bukan karena pencapaianku, tapi karena aku adalah aku.

Dan aku ingin menjadi orang pertama yang menyayangi diriku seperti itu. Aku akan belajar hidup bukan untuk mengejar standar orang lain, tapi untuk menemukan hal-hal kecil yang membuat jiwaku merasa pulang. Karena pada akhirnya, rumah yang paling sejati adalah diriku sendiri.

Selamat ulang tahun, Alfy.
Teruslah hidup dengan hati yang lembut, dan langkah yang berani.

Dengan penuh cinta,

Aku sendiri đź’—

Komentar

Postingan Populer