0 Mdpl



Kamu tau tentang 0 mdpl ?
Perjalanan melupakan satu nama sesibuk ini ya..

Melupakanmu susah, tapi katanya sudah harus.
Semoga segera lupa, secepatnya, dekat-dekat ini.
Jangan mengenang terlalu berlebihan. Kita tidak indah.

Kalah, tapi turut bahagia melihatmu dengan orang yang membuatmu juga bahagia. Tapi meski sudah seporak poranda ini, aku tetap bersedia menatapmu sebagai seseorang yang baik. Cinta yang tidak pernah aku sesali. 

Manusia lemah sekali jika disapa oleh cinta yang pernah. 
Kenapa setelah dekat sekali, manusia harus asing ?
Puncak mana lagi yang harus ku daki, sedangkan puncak tertinggi adalah mengikhlaskanmu. 

Ikhlas adalah cinta paling nyata. 
Tapi siapa yang benar-benar tidak apa-apa setelah ditinggalkan ?
Walaupun sakit, terima kasih telah menemani hari-hariku di bumi ini.
Kamu harus bahagia ya, agar sakitku tidak sia-sia.

Asinglah, kita tidak seistimewa itu untuk tertawa yang keras.
Tapi walaupun sebentar waktu itu, terima kasih sudah jadi lawan bicara untuk basa-basi ini. Senang pernah mencintaimu sebentar dengan cinta yang paling baik. 

Selamat tidak bisa dimiliki sampai kapanpun.
Selamat hidup di senang yang tidak ada aku.
Selamat bahagia di orang yang tepat versimu.
Selamat melanjutkan hidup yang tidak ada aku didalamnya.
Selamat berjauhan..
Semoga tidak bertemu di kesengajaan manapun.

-0 Mdpl

Komentar

Postingan Populer